Minggu, 19 Januari 2014

Refleksi dan Resolusi Tahun 2014



Hidup selalu beriringan dengan sang waktu dan tanpa terasa sudah memasuki tahun 2014. Banyak harapan dan impian yang saya ingin wujudkan ditahun 2014 (tahun pemilu, kgk ada hubunganya ya. Hehe..). Banyak sebagian atau bahkan kebanyakan orang diawal tahun itu melakukan refleksi atau resolusi yang mengarah ke hal positif dan produktif. Ada pula yang melakukan intropeksi diri, yaitu apa saja yang telah dilakukan atau belum ditahun 2013 dan apa yang kurang atau harus diperbaiki serta apa yang belum dilakukan ditahun 2014 ini. Di tahun ini pula saya genap berusia 26 tahun (udah tua juga ya, hehe..) dan pastinya saya ingin melakukan hal-hal yang bermanfaat buat diri pribadi dan orang lain. 

Memang awal tahun adalah waktu yang tepat untuk menyusun rencana yang berserakan di otak namun jangan hanya wacana melainkan harus beraksi (seperi lagu Kotak. hehe..). Biasanya bulan pertama tahun baru semangat masih menggebu-gebu bahkan liar. Namun itu semua harus terus di pompa hingga bulan ke 12 sehingga segala keinginan dan impian harus terwujud dengan maksimal.  Mungkin ketika semangat itu mulai kendur, maka lihatlah impian-impian itu niscaya semangat itu akan kembali terpompa dengan sendirinya atau lihat seandainya impian itu terwujud maka maka orang sekitarnya agar merasa bangga dan senang.  

Adapun rencana besar saya yang harus terealisasi di tahun ini seperti: membuka usaha atau bisnis, sukses dalam hal berkarya (ngeband,penulis lagu), sukses dalam menuntut ilmu dan pastinya harus lebih religius dalam hal spritual. Memang harus diakui bahwa waktu itu seakan berlari ketika kita hanya diam tak melakukan aktivitas, namun sesungguhnya waktu tetap berjalan seperti apa adannya tanpa ia berlari atau tidak. Harus dari kita yang bisa mengatur waktu agar rencana dan keinginan kita tercapai dan jangan lupa pula libatkan Allah SWT pasti semua akan dimudahkan dan dilancarkan (Aamiin).

Banyak petuah orang bijak yang mengatakan bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik dari hari ini, yang pada intinya detik demi detik, waktu demi waktu, hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun harus lebih baik. Tak hanya itu, banyak orang hebat yang bisa memanfaatkan waktu dalam sehari 24 jam sehari itu untuk menghasilkan sebuah penemuan atau karya yang hingga kini bisa dinikmati oleh banyak orang dan pastinya pahalanya selalu mengalir karena bermanfaat buat orang banyak. Menjadi pribadi hebat itu pasti membutuhkan proses namun itulah pembelajaran hidup yang nyata dan fakta. Berhasil dan gagal adalah dua pilihan yang tak terpisahkan. Ketika berhasil maka harus bersukur dan meningkatkan keberhasilan tersebut. Namun bila gagal, mencoba lagi dan tetap mencoba lagi hingga menemukan kata berhasil dari mulut mu itu. Ada yang berkata kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda dan itu bener bila ia melakukanya terus menerus hingga berhasil dan sukses. Karena di dalam sebuah ayat suci pun tertulis bahwa “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum mereka berusaha merubahnya sendiri”. Dari ayat tersebut saya mencoba menganalis dari sudut pandang pendapat pribadi,  intinya setiap individu punya hak untuk sukses dan berhasil tinggal individu itu saja yang menjalaninya. Mau sukses atau sebaliknya? Dalam hal kehidupan pun harus terus bermimpi dan selalu berusaha untuk meraih mimpi itu dengan berusaha sekuat tenaga tanpa melupakan doa. Tak ada segala sesuatu yang sia-sia bila dilakukan dengan sepenuh hati dan ikhlas. Cepat atau lambat pasti akan merasakan dampaknya dan itu merupakan harmoni kehidupan.

Dari tulisan iseng saya diatas, semoga bisa merefleksikan dan meresolusikan tahun 2014 ini menjadi tahun kesuksesan dalam segala hal termasuk jodoh, walaupun tahun tidak termasuk dalam rencana tapi tetap dalam lantunan doa dan usaha. Aamiin

@iqbalsaputra_20

19Januari 2014


Rabu, 08 Januari 2014

Transformasi Vokalis dan Personil band Era Millennium



Di era millennium ini banyak sekali bermunculan band-band baru yang mencoba meramaikan industri musik Indonesia. Mereka itu berasal dari berbagai daerah kota besar di Indonesia. Di era awal tahun 2000-an siapa yang tak kenal band sejuta kopi seperti Sheila On 7, lalu disusul dengan Padi, Jamrud, Dewa, dan yang terakhir cukup fenomenal Peterpan. Tidak berhenti disitu saja, banyak pula band yang meraup sukses di indutri musik tanah air, seperti: Ungu, Samsons, Radja, Nidji, Ada Band, Kerispatih, Drive, Cokelat, Gigi, Garasi, Naif, Slank, Boomerang, Kotak, Naff, The Titans dan masih banyak lagi. Band-band itu semua mencoba melakukan eksistensi dengan berbagai macam cara seperti mengeluarkan album ataupun mangung diberbagai tempat, baik itu off air ataupun on air.  Tidak dari sebagian mereka berhasil menjaga kekompakan atau keutuhan personil band sedari awal berdiri. Adapun dari sebagian band tersebut telah melakukan transformasi vokalis atau pun pergantian personil.

Dari sekian banyak band yang penulis sebutkan diatas hanya band Padi yang masih menjaga keutuhan personilnya hingga kini. Band yang berdiri tahun 1997 ini memiliki personil sebagai berikut : Fadly (Vokal), Piyu (Gitar), Ari (Gitar), Rindra (Bass), Yoyo (Drum). Memang diakui bahwa band tersebut sedang mengalami fase vakum yang cukup lama sekitar 3 tahunan lebih, namun mereka bersepakat belum memutuskan bubar atau pun salah personilnya keluar. Selagi vakum mereka berlima tetap berkarya dalam jalur musik walaupun tidak bersama-sama. Fadly, Yoyo, Rindra, dan Ari membentuk sebuah side project band yang bernama Musikimia. Dalam hal ini hanya Fadly, Yoyo dan Rindra saja yang menajdi personilnya, sedangkan Ari menjadi Manager. Piyu sendiri lagi sibuk menggarap album Solo dan film.

Band kedua yang hingga kini masih utuh adalah Nidji, walaupun usia band Nidji terbilang lebih muda ketimbang Padi. Nidji berdiri tahun 2003 dengan 6 personil diantaranya: Giring (Vokal), Rama (Gitar), Ariel (Gitar), Andro (Bass), Andri (Drum), dan Randi (Keyboard). Sudah banyak prestasi yang diukir Giring Cs di belantika musik Indonesia. Bahkan mereka pun mencoba peruntungan ke negera tetangga dengan mengeluarkan album berbahasa Inggris.

 Band ketiga yang personilnya masih utuh adalah J-Rocks. Band yang digawangi empat pemuda yaitu: Imam (Vokal+Ryhtem Guitar), Sony (Lead Gitar), Wima (Bass) dan Anton (Drum). Mereka itu terbentuk ditahun 2003 dan ditahun itu juga mereka berhasil menjadi juara pertama dalam ajang kompetisi band. Memang diawal kemunculannya ada sentimen kecil yang menyebut nama band mereka itu seperti layaknya aliran musik. Namun mereka “Must Go On” dan terbukti telah menghasilkan karya yang bisa dinikmati oleh penikmat musik Indonesia, tidak lupa juga penghargaan pun telah mereka dapati dengan kerja keras.

Dari ketiga band diatas hanya Padi yang mengalami vakum. Namun kekompakan untuk tidak bubar, mengundurkan diri atau mengganti personil perlu diapresiasikan oleh ketiga band tersebut. Memang tidak mudah menyatukan beberapa pikiran, ide atau gagasan. Namun bilamana ada tekad yang kuat untuk solid pasti ada jalannya dan itu bisa terbukti.  

Kemudian dari sekian banyak band diatas, ada sebagaian dari band tersebut yang sudah mengganti vokalis. Di antaranya Samsons, Cokelat, Ada Band, Dewa, Keripatih, Garasi, Naff, Drive, Edane, BIP, Boomerang, Kapten, dan Kotak. Memang dengan hadirnya vokalis baru tersebut pastinya memberi warna baru kepada penikmat musik Indonesia, namun tidak sedikit dari band tersebut malah “galau atau kurang mendapat respon posotif bagi penikmat musik. Sekalipun band tersebut berpendapat bahwa dengan mendapat respon baik itu postif dan negatif berarti mereka telah berhasil memberi warna baru bagi band mereka. Memang untuk mengganti karekter sebuah vokalis di band itu bukan pekerjaan yang mudah. Para fans mereka pun sudah terbiasa dengan vokalis sebelumnya, yang mereka nilai vokalis sebelumnya lebih baik. Namun ada ada juga fans yang menilai vokalis band baru tersebut bagus namun kembali lagi keselara masing-masing penikmat musik Indonesia.

Penulis akan sedikit menilai berdasarkan jumlah penjualan album yang mereka memiliki dengan vokalis terbaru. Pertama, Dewa, siapa yang tak kenal band asal Surabaya ini? Awalnya band ini berdiri tahun 1986. Di tahun 1990-an awal band ini gawangi oleh Arie Lasso sebagai vokalis. Arie Lasso memiliki karekter vokalis yang cukup kuat dieranya dan hingga kini pun ia menjadi salah vokalis terbaik di Indonesia. Di Album Pandawa Lima yang merupakan album ke-4 Dewa 19 merupakan album terakhir bagi Arie Lasso bersama Dewa 19 dikarenakan ia ketergantungan obat-obat terlarang dan terpaksa dikeluarkan. Setelah itu diawal tahun 2000 Dewa melakukan transformasi vokalis dengan merekrut Elfonda Michel atau yang biasa dikenal Once. Di tahun yang sama juga mereka mengelurkan album bernama Bintang Lima dan berhasil sukses dengan penjualan album sebanyak 1,7 juta keping. Sebagain orang pesimis Dewa bisa mengulang sukses ketika bersama Arie Lasso namun itu terbantahkan ketika mereka sukses dan mendapat berbagai penghargaan dengan vokalis Once. Di saat sekarang ini Dewa mulai menemukan titik nadir terakhir yakni dengan keluarnya Once dari personil Dewa dengan alasan Dewa sudah tidak produktif lagi mengeluarkan album dan manggung. Masing-masing personilnya sibuk dengan project musik sehingga Dewa sedikit terbengkalai.

Kemudian band yang kedua adalah Ada Band. Ada band terbentuk di tahun 1996 dengan formasi: Baim (Vokal+Gitar), Iso (Keyboard+Backing Vokal), Krisna (Piano/Keyboard), Dika (Bass) dan Eel  (Drum). Di band ini karekter vokal Baim sangat khas dan kuat, tidak hanya itu jarang sekali diera itu vokalis merangkap sebagai gitaris utama. Ada band pun mendapat sambutan hangat oleh penikmat musik dikala itu dan mereka pun salah band rock Indonesia yang terbaik. Memang personil Ada Band ini sering gonta-ganti personil tapi kendali vokal masih tetap di pegang Baim. Namun di tahun 2003 terjadi perubahan pada personil Ada Band yang cukup mencolok yaitu keluarnya Baim dan diganti oleh Donnie sebagai vokalis Ada Band. Namun Donnie disini tidak merangkap sebagai gitaris. Posisi gitar diisi oleh Marshall yang sebelumnya menjadi gitaris Dr.Pm. Seperti diketahui juga bahwa Dr.Pm sudah menggati vokalis yang awalnya Piere lalu kemudia Edwin Maroon dan terakhir Abun. Kembali ke Ada Band, debut album pertama dengan vokalis baru dengan judul album Metamorphosis. Di Album tersebut mereka meraup kesuksesan dan berhasil melakukan perubahan konsep musik dengan format vokalis baru.
Namun ada juga band yang ketika mengganti vokalis baru, penjualan album atau masyarakat kurang terbiasa dengan vokalis baru. Seperti ketika Cokelat mengganti vokalis yang awalnya Kikan, lalu diganti Sarah dengan terahir Jackline. Ada juga Kerispatih yang masyarakat sudah sangat mengenal karekter vokal Sammy harus diganti dengan Fandi dengan alasan Sammy tersangdung masalah narkoba. Kemudian Edane yang rajin gonta-ganti vokalis mulai dari Eki Lamoh, Heri Barata, Trison, Robby Matulandi, dan terakhir kini Ervin. Harus diakui bahwa leader band ini adalah Eet Sjahranie yang dulunya adalah gitaris GodBless. Jadi komandonya ada ditangan Eet, walaupun formatnya adalah sebuah band. Lalu ada Naff yang dulunya dikatakan mirip dengan Padi (mungkin karena vokalisnya sama-sama orang Makasar), Adi, harus keluar dari band yang membesarkan namanya karena alasan sudah tidak cocok lagi dengan teman-teman Naff dalam hal bermusik. Kemudian Adi diganti oleh Arda, yang merupakan salah satu peserta diajang “Indonesia Idol”. Memang sangat disayangkan ketika Adi harus mengundurkan diri, padahal dialah salah satu pendiri band ini. Ada sesuatu yang unik ketika Garasi memutuskan untuk memilih vokalis laki-laki yang sebelumnya wanita, Ayu Ratna. Alasan Ayu Ratna mengundurkan diri karena ia mau bersolo karier dan posisinya diganti oleh Higin Ayuga. Adapun Vokalis yang comeback ke Band lamanya yaitu Jamrud dengan Krisyanto dan Kapten dengan Zaky. Mungkin mereka menyadari bahwa kembali ke band lama itu merupakan awal kesuksesan kembali.  Dari sekian banyak band yang mengganti vokalis pasti ada perubahan yang mendasar baik dari segi musik ataupun lainnya. 
Bagi para band yang mengganti vokalis atau personil lainnya dengan alasan tertentu, baik itu sudah tak se-visi lagi atau masalah lainnya yang membuat mereka harus bongkar pasang personil. Dari semua pergantian tersebut, pastinya band-band itu ingin mengidentitaskan sebuah perubahan yang tujuannya adalah eksistensi sehingga bisa dikenal di belantika musik Indonesia. Sekalipun harus ada gesekan ego tertentu yang membuat patner band jadi berganti.  
 MAJULAH MUSIK INDONESIA !! 

(8Januari 2014)

Selasa, 03 September 2013

Kontestasi, Kapitalisasi dan Liberalisasi Budaya (Miss World)

Kontestasi, Kapitalisasi dan Liberalisasi Budaya
(Miss World)

Saat ini sedang ramai isu mengenai Miss World yang akan diselenggarakan di Indonesia, Bali. Apakah Miss World itu?. Miss World adalah sebuah ajang kontestasi kecantikan yang pesertanya dari berbagai Negara dengan penilaian dari sudut pandang:  beauty, brain, dan behaviour. Di saat itu pula pro-kontra mengenai kegiatan ini sedang ramai diperbincangkan. Dari pihak yang pro, kegiatan ini adalah bentuk wujud promosi wilayah Indonesia, khususnya Bali dari segi pariwisata. Tidak hanya itu, kegiatan ini mampu meningkatkan devisa Negara dengan menghadirkan para wisatawan lokal dan asing.  Di satu sisi yang kontra pun mengatakan bahwa ajang kontestasi ini hanyalah bentuk eksploitasi wanita dengan konsep beauty, brain, dan behaviour. Tidak hanya itu, ajang seperti ini bukan bagian dari culture ketimuran bangsa Indonesia, dan lebih bersifat bisnis semata tanpa melihat nilai-nilai kearifan lokal. Terlepas dari itu semua, ajang kontestasi tingkat dunia ini sudah berlangsung cukup lama dan telah melahirkan perempuan-perempuan yang bisa hadir diruang publik.

Memang bila dilihat dari kacamata bisnis, ajang ini tak ubahnya merupakan kapitalisasi modern yang dikemas semenarik mungkin. Salah satunya dengan paradigma bahwa wanita modern itu harus memilliki kreateria beauty, brain, dan behaviour. Tidak hanya itu wanita pun harus mencoba berkarier diruang publik dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki. Pemikiran seperti itu biasa disebut Femenisme atau Gender. Dalam hal ini, perempuan diperbolehkan berkarier diruang publik, namun ada batasan yang sesuai dengan kaidah atau norma tertentu. Seperti perempuan diperbolehkan aktif dalam kegiatan sosial, agama, budaya dan politik. 

Perempuan modern harus bisa mengikuti trend, sekalipun harus berbusa terbuka karena itu merupakan tuntutan zaman dan bagian aktualisasi diri. Hal itu yang harus dihindari dari perubahan zaman tersebut. Jangan perempuan hanya dijadikan objek eksploitasi atau komoditi yang mengarah kepada kerendahan derajat perempuan dimata dunia. Memang fenomena modern ini bagian yang tak terlepas dari perubahan sebuah zaman yang hari demi hari semakin berkembang. Namun nilai-nilai modern jangan sampai menghancurkan esensi nilai luhur etika, sopan santun, yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia ini.

Kembali lagi ke isu utama, Miss World sudah adalah bagian dari liberasasi budaya barat untuk menghancurkan budaya timur. Zaman modern seperti ini banyak sekali cara untuk menghancurkan sebuah bangsa dan salah satunya dengan pola pikir baik itu dari sudut pandang: Food, Fun, dan Fashion. Dari ketiga sudut pandang tersebut, ajang Miss World sangat dekat dengan Fashion. Alasannya karena beberapa fashion yang digunakan dalam ajang ini adalah pakaian dalam wanita yang seharusnya bersifat tertutup. Memang sangat nampak jelas bahwa ajang ini dipelopori oleh modal kapital yang kuat, sehingga acara megah bertaraf dunia ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Dari sisi binis pun sangat menggiurkan bilamana acara Miss World dihubungkan dengan produk-produk kecantikan seperti, kosmetik, pakaian dan produk bisnis lainnya.

Indonesia merupakan Negara modern yang masih memegang nilai-nilai ketimuran. Dengan begitu faham liberasasi pun muncul ditengah-tengah era modern. Maksud dan tujuannya adalah ingin mendoktrin bangsa ini untuk meliberaliasasikan budaya yang masih dipegang sama adat ketimuran dengan mengikuti peradaban dunia barat. Memang ajang Miss World ini peserta dituntut untuk bisa berpikir cerdas secara kognitif namun menghilangkan kecerdasan spritual dan etika sopan santun ketimuran. Jadi mau tak mau peserta Miss World harus berpikir liberal, terbuka dan pragmatis. Tidak hanya itu, peserta Miss World diskonstruksikan sebagai perempuan langsing, tinggi, dan memiliki kepribadian menarik/unik.

Jadi bisa disimpulkan bahwa ajang kontes Miss World merupakan bagian rencana besar segelintir kelompok yang ingin menularkan virus kapitalisasi, eksploitasi perempuan, liberalisasi budaya, dan doktrinisasi kebumi Indonesia. Bukan hanya itu Indonesia yang merupakan negara demokrasi yang harus ikut serta dalam peradaban barat, dan kita sebagai warga negara Indonesia menolak keras karena tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya yang anut bangsa ini. Banyak cara untuk mengangkat citra perempuan agar lebih beradab, diantaranya dengan memuliakan perempuan dengan busana sopan. Dan banyak cara pula untuk mempromosikan bangsa Indonesia ini kepada dunia, dengan metode yang lebih bijak dan beradab tanpa menggangu kearifan lokal bangsa ini. 


Senin, 02 September 2013

Concert Metallica In Jakarta 250813

Concert Metallica In Jakarta

Akhirnya penantian panjang metalhead (sebutan fans Metallica ) selamat 20 tahun untuk melihat Metallica tampil di Indonesia terlaksana. Tepat pada tanggal 25 Agutus 2013 Metallica menggunjang ibu kota Jakarta di stadio GBK (Gelora Bung Karno), Senayan. Puluhan ribu orang dari berbagai daerah memadati GBK untuk bisa melihat para dedengkot Metal beraksi yakni : James Hetflied (vokal,gitar), Kirl Hammett (gitar), Lars Ulrich (drum), dan Robert Trujillo (Bass). 

Metallica berdiri sejak 1981 dan telah menghasilkan berbagai album seperti : Kill “Em All, Ride The Lightning, Master Of Puppets, And Justice For All, Black Metallica, Load, Reload, Garage Inc, S&M Concert, ST Anger, Death Magnetic, Through The Never Soundtrack. Tidak hanya itu, mereka pun sudah mampu menjual albumnya hingga ratusan atau bahkan jutaan keping album diseluruh dunia. Dan Metallica pun lah pelor musik trash metal di era tahun 1980-an, dengan konsep rambut panjang tanpa make up tebal. Di mana saat itu sedang boomingnnya gaya Elvis Presley dengan gaya parlente.  

Ini kali keduanya Metallica tampil di Indonesia, setelah terakhir mereka tampil pada tahun 1993 di stadion Lebak Bulus yang berakhir ricuh. Konser ini sedikit agak spesial karena orang nomor satu di Jakarta, Gubenur DKI Jakarta, Bapak Jokowi ikut meramaikan hajatan metal tersebut dengan membeli tiket kelas Festival. Di samping itu banyak sekali pedagang yang mendapat keuntungan atas konser Metallica tersebut, yakni banyak pedagang dadakan yang menjual asesoris atau pernak-pernik Metallica. Mulai dari T-shirt, pin, stiker, mug dan sebagainya yang bernuansa Metallica. Penonton yang memadati area GBK itu bukan hanya didominasi pria, melainkan ada wanita yang ikut berpartisipasi menyaksikan konser di akhir bulan agustus ini. Tak lupa juga puluhan aparat keamanan menjaga acara ini agar pelaksaan konser tersebut aman dan tentram.

Acara konser tersebut dimulai sekitar pukul 19.00 WIB yang dimulai dengan band pembuka yaitu Seringai. Untuk lagu pertama pun Seringai dibantu oleh Raisa dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan dilanjut dengan lagu-lagu dari Seringai. Tidak hanya itu, Seringai pun mengajak gitaris kenaman didunia metal Indonesia seperti: Eben (Burger Kill), dan Steve Item (DeadSquad+Andra and The Backbone). Memang ketika mereka tampil sound system yang digunakan kurang bagus, karena suara yang keluar agak sedikit pecah. Maklum band pembuka, manasin sound kali ya. Hehe.. Namun itu tidak mengurangi pecinta metalhead untuk tetap menikmati musik Seringai yang cadas.

Waktu menujukan pukul 20.00 WIB, namun Metallica belum menampakan hidungnya untuk naik ke atas stage, yang ada hanya crew Metallica untuk sekedar cek sound alat. Mulai dari gitar, bass, dan drum di cek semua. Ketika crew Metallica sedang cek sound, penonton sangat antusias. Penonton sungguh terkesima melihat dan mendengar crew Metallica ketika cek sound, karena alatnya super hebat dan soundnya yang berkapasitas beribu watt sangat memanjakan telinga penonton.  

Tepat pukul 20.25 WIB Metallica menguncang GBK dengan lagu pertama “Hit The Lights”, dan susul lagu kedua “Master Of Puppets”. Semua pengunjung mulai dari kelas Fetival hingga tribune pun menyanyi semua tembang lagu Metallica.  Mereka berempat mengeluarkan segala kemampuanya untuk menghibur seluruh metalhead yang ada di GBK tanpa terkecuali Bapak Jokowi. Metallica membawa 18 lagu yang terdiri dari berbagai album yang telah mereka rilis. Mulai dari lagu: “Nothing Else Matter, One, Enter Sandment, Fade to Black dan lain sebagainya. Di sela-sela konser pun James Hetfiled pun sedikit memberi lelucon yang membuat para metalhead tertawa dan sekaligus terhibur.

Pertujukan Konser Metallica ini sungguh kelas dunia, mulai dari lighting, sound system, panggung  dan semuanya tertata sangat apik sehingga memuaskan dan pastinya memanjakan penonton yang hadir di GBK. Para penonton tidak sia-sia mengeluarkan kocek untuk menyaksikan pertujukan kelas dunia, sekaligus melihat band sekaliber Metallica. Ada hal yang menarik, ketika penjual air mineral menawarkan daganganya. Ada pengunjung yang ingin membeli air tersebut, namun pengujung tersebut terkaget ketika mengetahui harga air mineral 600 mil itu 7.500,00. Harga tersebut hampir tiga kali lipat dari air mineral biasa. Namun itulah bisnis, ketika memasaki area konser berkelas dunia maka harga itu pun itu bisa melejit.

Ketika Metallica mengakhir lagu Enter Sandment, mereka mencoba menyudahi konser. Namun bukan metalhead sejati bila tidak merayu atau berteriak kepada Metallica untuk meminta lagu lagi. Akhirnya permintaan penonton dipenuhi oleh Metallica dengan membawakan tembang lagu “creeping death, Fight Fire With Fire, dan ditutup dengan lagu terakhir Seek and Destroy. Penonton sangat puas sekali melihat pertujukan konser Metallica kali ini, dan Metallica pun sangat senang bisa menghibur penonton Indonesia. Waktu menujukkan pukul 22.35 dan bertanda konser telah berakhir. Konser Metallica berlangsung dengan aman dan tertib, mengingat masyarakat kita sudah dewasa dalam menyaksikan konser berkelas dunia. Semoga ditahun berikutnya Metallica bisa kembali singgah di Indonesia untuk menggelar konser yang luar biasa ini. Sekian !!!  

Jumat, 03 Mei 2013

Buruh Berhak Sejahtera Secara Lahir dan Batin




Pada tanggal 1 Mei merupakan hari buruh sedunia dan itu pun dirasakan oleh seluruh buruh di Indonesia. Para buruh ingin merayakan “eksistensi” kelas, dimana meraka ingin menuntut pembagian upah yang layak dan pembagian waktu kerja yang tepat. Setiap tanggal 1 Mei ini pun seluruh buruh di Indonesia bersatu untuk menyatakan pendapat kepada para penguasa diantara: penghapusan outsourching (alih daya/kontrak) dan kehidupan yang layak. Dari tahun ketahun persamasalah buruh hanya itu, namun pemerintah dan para kapital mampu memberikan kepastian kepada mereka. Banyak buruh di Indonesia yang belum merasakan kemerdakaan dalam hal kehidupan layak dan selalu dihantui oleh pemutusan kerja, bilamana perusahaan tersebut menginginkanya. Posisi buruh memang sangat lemah, oleh sebab itu meraka mencoba mengajukan atau menyatakan pendapat kepada President yang merupakan otoritas tertinggi di Republik ini.
Seharusnya pemilik modal harus mampu memperhatikan kesejahteraan para buruh, karena dengan kerja buruh ia telah mendapat keuntuangan dari tenaga mereka. Namun alih-alih pemilik modal yang mengklaim bahwa kesejahteraa buruh sudah terpenuh, akan tetapi masih ada saja buruh yang jauh dari kata sejahtera. Tidak sebuah perusahaan atau pemilik modal yang melakukan penelantaran kesejahteraan pada buruh, namun ada juga perusahaan yang peduli akan kesejahteraan mereka. Memang issue buruh itu merupakan issue global yang hingga kini masih hangat diperbincangkan. Buruh menginginkan 8 jam kerja, 8 jam istirahat dan 8 jam melakukan aktivitas bersama sanak keluarga. Namun pembangian waktu itu tidak bisa terealisasi dengan mudah, karena buruh kadang harus melakukan lembur untuk menyelesaikan pekerjaan tambahan  produksi perusahaan. Dalam kasus ini terlihat sekali adanya eksploitasi tenaga buruh dengan upaya mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya bagi pemilik modal. Dalam tesisnya Marx menjelaskan mengenai pembagian dan eksploitasi kelas pada masyarakat kapitalis, ia pun menggambarkan sebuah sistem produksi yang didominasi oleh pemilik kapital (modal). Sistem ini telah menimbulkan ketimpangan yang berakibat pemilik modal menambah jam kerja bagi para buruh. Bukan hanya itu kaum buruh pun kadang tidak mendapat kesetaraan atau keadilan dalam hal upah. Padahal kerja para buruh itu bisa jadi nilai tambah bagi pemilik kapital. Namun itulah buruh yang posisinya selalu lemah dimata para kapital.
Dalam hal ini Marx mengistilahkan kaum buruh itu sebagai kaum proletar yakni kaum lemah yang tidak bisa berbuat banyak dan pemilik kapital (modal) adalah kaum borjouis. Di sini kaum proletar atau buruh ingin mencoba mengusai alat pemilik modal (produksi) guna mendapatkan kesejahteraan, namun itu tidak mudah karena mereka tertekan oleh sistem kapital. Tidak ada cara lain bagi buruh khususnya di Indonesia adalah melakukan demostrasi kepada penguasa dalam hal ini pemerintah. Mereka berkumpul dari seluruh penjuru pabrik guna mengekspresikan pendapatnya kepada pemerintah yakni sejahterakan buruh dan pastinya menghapusan sistem kontrak (outsourching). Namun pemerintah telah mengeluarkan keputusan tiga Menteri mengenai penghapusan sistem kontrak kecuali dari jasa keamanan, clening service, dan kurir. Dengan adanya keputusan tiga Menteri tersubut sudah teramat jelas bahwa sistem kontrak (outsourching) harus dihapuskan dari muka bumi Indonesia. Namun masih ada saja ada saja oknum yang memanfaatkan sistem kontrak kerja (outsourching) ini, untuk mendapat keuntungan  yang itu merupakan kerugian bagi kaum pekerja. Itu semua adalah dilematis sebuah sistem yang diterapkan di Indonesia bahkan di dunia pun seperti ini. Sungguh ironis sekali keberadaan kaum buruh, dia harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari namun masih saja kesejahteraan mereka dipangkas oleh berbagai kepentingan pemilik kapital (modal).
Semoga dihari buruh (mayday) ini, para buruh bisa mendapatkan haknya berupa penghidupan yang layak, penghapusan sistem outsourching dan tidak ada lagi diskriminasi oleh para pemilik modal. Di samping itu para stakeholder pun harus tegas dan bisa mengatur regulasi sistem kerja ini secara manusiawi, sehingga kemerataan dan kesejahteraan bisa dirasakan para buruh. Selamat Hari Buruh Sedunia bagi para buruh Indonesia. Merdeka !!!!

Kamis, 02 Mei 2013

Mereflekasikan Hari Pendidikan Bagi Bangsa Indonesia




Tepat hari ini tanggal 2 Mei 2013 bangsa Indonesia merayakan atau memperingati hari pendidikan nasional. Di tanggal 2 Mei ini lahir tokoh atau Bapak Pendidikan Nasional yakni Ki Hajar Dewantara yang lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Di saat ini pendidikan di Indonesia merupakan sesuatu yang mahal baik dari segi kualitas, kuantitas atau pun dari segi teknis penyelenggara pendidikan itu sendiri. Kita bisa lihat bagaimana ketika berlangsungnya UN (ujian nasiaonal) masih ditemukan kesalahan teknis seperti lembar soal dan lembar jawaban yang belum tercukup untuk siswa-siswi. Kemudian adanya issu pembocaran jawaban ujian dan adapula ketika ujian berlangsung guru pengawasan membiarkan siswa-siswinya bekerja sama dengan temannya atau menyontek. Dari semua permasalah itu sebaiknya masyarakat dan pemerintah harus mampu dan bisa merefleksikan hari pendidikan nasional ini dengan seksama, guna kebaikan bangsa dan pastinya untuk generasi penerus bangsa.
Pendidikan adalah sebuah metode untuk menciptakan sebuah negara menjadi besar, beradab, berakhlak, bijaksana dan pastinya mampu bersaing di kancah dunia Internasional. Pendidikan secara umum diartikan sebagai proses pemindahan pengetahuan dari satu orang ke orang lain atau dengan cara media komunikasi yang terencana untuk menciptakan kegiatan belajar. Di dalam undang –undang No. 20 Tahun 2003 pun telah jelas tentang Sistem pendidikan Nasional Bab 1 Pasal 1 dinyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara[1]. Pendidikan sebagai suatu proses kesinambungan untuk memberdayakan manusia menjadi makhluk yang bisa bergaul ditengah masyarakat yang plural. Tidak hanya itu, dengan pendidikan maka akan tercipta kesejahteraan dan tingkat status sosial pun akan berubah lebih baik. Pendidikan akan bermakna jika ada tujuan yang jelas dan konkrit. Sebagaimana tercantum dalam bab II pasal 3 UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dijelaskan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab[2]
Dengan adanya pendidikan, maka setiap individu memiliki investasi yang bernilai bagi kehidupanya kelak nanti. Pendidikan yang layak dan berkualitas itu merupakan harga mati bagi setiap negara diera modern saat ini, karena pendidikan adalah simbol kesejahteraan, keseteraan dan keselarasan individu ditengah masyarakat. Dalam UU sila kelima pun sudah jelas bahwa “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, dengan begitu seluruh rakyat Indonesia berhak mendapat keadian berpendidikan secara menyeluruh. Bukan hanya itu APBN 2013 pun menganggarkan dana pendidikan sebesar 20% yakni 336,8 triliun. Dengan angka segitu besarnya diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dalam hal akses pendidikan yang layak beserta sarana dan prasarana, sehingga tidak ada lagi alasan lagi bagi putra-putri Indonesia untuk tak bersekolah. Di samping itu paradigma tentang pendidikan itu harus dirubah yakni janganlah siswa-siswi hanya disuruh menghapal melainkan diajak untuk berpikir dengan cara memahami makna akan sebuah ilmu pengetahuan. Di harapkan dengan metode memahami makna pengetahun ia mampu menjadi seorang pemimpin bukan pengikuti, dan pastinya siswa-siswi harus dibiasakan untuk bersikap kreatif dan inovatif. Pendidikan karekter pun itu penting bagi peserta pendidik, karena merupakan tiang atau identitas sebuah bangsa.
Di hari pendidikan ini seharus seluruh komponen bangsa bisa merefleksikan betapa pentingnya sebuah pendidikan bagi kemajuan, peradaban, dan tidak lupa juga peran iman dan taqwa untuk menciptakan manusia atau insan yang unggul berbudi pekerti luhur. Pendidikan bukan hanya bisa dinikmati oleh kelas borjois, melainkan kelas proletar atau rakyat biasa pun bisa mengenyam pendidikan sepenuhnya. Pendidikan pun merupakan aset atau investasi bangsa bagi generasi penerus, sehingga bangsa ini pun mampu memproduksi bukan hanya bersifat konsumtif. Segala sesuatu yang telah diperjuangkanpara pahlawan pendidikan diharapkan mampu dipelihara, dijaga, dan dilestarikan untuk kepentingan bangsa dalam hal dunia pendidikan dan kebudayaan. Bangsa Indonesia harus bisa belajar,belajar dan belajar dengan bangsa yang lebih maju tanpa harus menghilangkan identitas Pancasila.

#Selamat Hari Pendidikan Nasional Buat Bangsa Indonesia Tercinta 

#2Mei2013



[1] Direktorat Pendidikan Masyarakat, Buku Panduan Umum Keaksaraan, Dirjen Pendidikan Non-Formal dan Informal, Jakarta, 2010, hal 1
[2] Ibid, hal 5

Minggu, 21 April 2013

Aktualiasasi Semangat Kartini Era Modern


Pada hari ini tepat tanggal 21 April seluruh rakyat Indonesia tak terkecuali kaum wanita memperingati Hari Raya Kartini. Dalam kesempatan kali ini penulis ingin menjelaskan sedikit tentang sosok wanita cerdas yang di lahir dari rahim Ibu Pertiwi Indonesia yakni adalah Raden Ajeng Kartini atau yang biasa kita kenal sebagai R.A Kartini. R.A Kartini lahir tanggal 21 April 1879 yang merupakan keturunan priyai atau kelas bangsawan jawa, putri Raden Mas Sosroningrat Bupati Jepara kala itu. Kemudian ibu R.A Kartini bernama M.A Ngasirah  yang merupakan putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono seorang guru agama di Teluwakur, Jepara. Seiring berjalannya waktu, R.A Kartini menikah dengan Bupati Rembang Raden Adipati Joyodiningrat pada tanggal 12 November 1903. Anak pertama dan terakhir R.A Kartini adalah RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari setelah melahirkan, tepatnya tanggal 17 September 1904 R.A Kartini meninggal dunia diusia yang terbilang sangat muda yaitu 25 tahun. Kartini pun dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang, Jawa Tengah. Di era Presiden Soekarno, ia mengeluarkan keputusan Presiden Republik Indonesia No 108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdakan Nasional sekaligus menetapkan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini.
Banyak semangat positf yang bisa ditularkan oleh generasi penerus bangsa ini, khususnya para wanita Indonesia untuk bisa mengaktualisasikan dengan cara hadir diruang publik. Adapun sudat pandang semangat Kartini yakni memberikan ide, gagasan, ataupun yang berorientasi kepada pemberdayaan wanita dan kesetaraan gender. Kartini adalah sebagian pendekar wanita Indonesia yang ingin mengangkat status sosial wanita, yang bukan hanya dilihat dari kacamata domestik, yaitu dapur, kasur dan sumur. Wanita era abad 21 pun berhak mendapat kesempatan untuk bisa berpendidikan tinggi, berpartisapasi dalam dunia politik, budaya, sosial dan pastinya juga tidak selalu didiskriminatif oleh situasi. Hari Kartini ini bukan hanya dijadikan simbol “pakaian kebaya” namun lebih dari itu, refleksi untuk bisa memanusiakan-manusia dengan cara tidak ada lagi isue tentang kekerasan KDRT, dikrimatif wanita, pemerkosaan dan lain sebagainya. Wanita sendiri adalah manusia yang sangat mulia dan harus dihormati, dikarenakan mereka itulah yang mampu mendidik, mengajak, menasehati generasi penerus bangsa dengan cara kelembutannya. Bukan berarti peran Bapak atau Ayah tidak perlu, namun semuanya itu sangat bersinergi untuk menciptakan dan menghasilkan generasi yang ber-IMTAQ sehingga bangsa ini memiliki karekter kuat negara beradap sesuai dengan nilai Pancasila.
 Di abad 21 ini pun banyak kegiatan untuk memperingati Hari Raya Kartini oleh berbagai elemen bangsa, yang orientasinya adalah mengupayakan bahwa wanita Indonesia itu harus bisa seperti R.A Kartini yang bisa melakukan sesuatu kepada bangsa ini tanpa ada sekat atau penghalang untuk berkreasi,berekspresi dan berkarya. Seharusnya dengan semakin pesatnya informasi dan education terhadap semangat Kartini membuat peran wanita Indonesia bisa memberi kontribusi bagi bangsa dan diharapkan dapat menularkan virus paradigma positif terhadap perkembangan zaman. Wanita modern saat ini haruslah berpikir dinamis dan itu merupakan semangat yang diperjuangan Kartini ketika diera sebelum kemerdekaan. Ia berani menentang kesejangan wanita, perbudakan wanita, dan eksploitasi wanita guna mengangkat martabat wanita kearah kesejahteraan dalam hal berpikir dan bersikap mandiri.
Wanita diera modern bukan hanya sebagai penonton atau pelengkap, melainkan ia mampu berpikir atau terlibat dalam berbagai kegiatan bermasyarakat. Terlebih wanita itu harus menjadi agen perubahan dalam kancah globalisasi, sehingga tidak merasa kalah bersaing dengan kaum laki-laki. Kelembutan wanita bisa dijadikan media ketegasan dalam hal bersikap dan berpikir. Memang perkembangan zaman telah memberi ruang bagi wanita itu bisa hadir diberbagai ruang publik, namun itu tidak serta-merta membuat keberadaan wanita merasa aman dalam hal bertindak. Konflik atau tindakan kekerasan yang berujung pada wanita pun masih sering kita jumpai dewasa ini. Di harapakan dengan adanya Hari Kartini ini, semua wanita Indonesia bisa berperan dalam aktualisasinya masing-masing dan bisa pula menjadi inspirasi bagi banyak orang. Penulis pun mengucapakan Selamat Hari Kartini kepada seluruh wanita Indonesia.  Semoga nilai, semangat, dan cita-cita beliau untuk mengangkat martabat wanita Indonesia bisa ditercapai diabad 21 ini. #Merdeka!!!